Minggu, 23 Oktober 2016

ILMU BUDAYA DASAR

MANUSIA DAN KEINDAHAN


Pengertian keindahan


Keindahan berasal dari kata indah yang artinya bagus, cantik, permai elok, menawan dan lain-lain. Sesuatu atau benda yang bersifat indah adalah segala hasil karya seni (walaupun bukan semua karya seni itu indah), pemandangan alam disekitar, manusia, tempat – tempat khusus/umum, maupun suara juga salah satunya.
Menurut The Liang Gie di dalam bukunya yaitu “Garis Besar Estetik” (felsafat keindahan) terjemahan keindahan dalam bahasa inggris yaitu “beautiful”, sedangkan dalam bahasa perancis yaitu “beau”, dalam italia dan spanyol adalah “bello”, yang terpenting kata – kata itu berasal dari bahasa latin yaitu “bellum”. Akarnya adalah “bonum” berarti kebaikan lalu diperkecil menjadi “bonellum” setelah itu diperpendek  sehingga menjadi “bellum”.
Dan menurut luasnya dibedakan pengertian keindahan :
1.       dalam arti luas
the liang gie menjelaskan bahwa keindahan mengandung pengertian sebagai ide kebaikan. Contohnya  Plato menyebut watak yang indah dan hukum yang indah, sedangkan Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan.

Jadi pengertian keindahan yang seluas – luasnya meliputi :
a)      Keindahan seni (pengungkapan isi hati serta perasaan sang penciptanya)
b)      Keindahan alam (keindahan yang berpusat pada alam seperti pemandangan alam)
c)      Keindahan moral (menyangkut akhlak atau perilaku)
d)      Keindahan intelektual (pemikiran yang indah berdasarkan ilmu pengetahuan)
2.      Dalam arti estetik murni
Menyangkut peengalaman estetik seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang dialaminya
3.      dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan.
Memiliki arti yang lebih sempit sehingga hanya menyangkut suatu benda yang dapat dirasakan oleh indra penglihatannya, yaitu berupa bentuk dan warna benda
Pengelompokan-pengelompokan pengertian keindahan dilihat dari beberapa persepsi berikut ini :
1.      sesuatu yang mendatangkan perasaan menyenangkan bagi yang melihatnya (tolstoy)
2.      sesuatu yang baik adalah indah, jadi sesuatu yang belum baik belum bisa dikatakan indah
3.      Yang indah ialah yang paling banyak mendatangkan perasaan senang, dan itu adalah yang dalam waktu sesingkat-singkatnya paling banyak memberikan pengalaman yang menyenangkan (Hemsterhuis)
        I.            Pengelompokan berdasar pada titik pijak atau landasannya.
·         ada dua pengertian keindahan, yaitu yang bertumpu pada obyek serta subyek, pertama, yaitu keindahan yang obyektif, ialah keindahan yang  ada pada obyeknyasebagaimana kita semestinya.
·         Dan yang kedua; disebut keindahan subyektif; adalah keindahan yang memprtinjaukan dari segi subyek yang melihat  sambil menghayati. Keindahan ini diartikan sebagai sesuatu yang bisa menumbulkan perasaan senang pada diri sang penikmat dan penghayat (subyek) tanpa dipengaruhi keinginan-keinginan yang bersifat praktis, atau kebutuhan·kebutuhan pribadi sang penghayat
Hubungan manusia dan keindahan
manusia mempunyai 5 komponen yang secara otomatis dimiliki ketika manusia dilahirkan. Ke-lima komponen itu adalah nafsu, akal, hati, roh, dan sirri (rahasia ilahi). Dengan kelima komponen itulah (nafsu, akal dan hati) yang membuat manusia tidak dapat terpisahkan dengan segala sesuatu yang disebut dengan keindahan. Dengan akal, manusia memiliki segala keinginan-keinginan yang membuatnya senang (walaupun hanya untuk dirinya sendiri) dalam ruang renungnya, dengn akal pikirannya, mereka (manusia) melakukan kontemplasi komprehensif yang berguna untuk mencari nilai-nilai, makna/arti, manfaat, dan tujuan.
dari suatu penciptaan yang akhirnya pada kepuasan, dimana kepuasan ini juga adalah salah satu indikator dari keindahan.


Sumber : https://akudisinidwi.wordpress.com/2010/04/22/manusia-dan-keindahan/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar